skip to content »

yus.grom-club.ru

Patrick swayze widow dating

patrick swayze widow dating-10

Karisma dan pesona Rhett berhadapan dengan gairah dan kecantikan Scarlett menjadikan mereka sangat pantas berhadapan satu sama lain, mereka sama sama mempunyai daya tarik tersendiri bagi lawan jenis.

Pemeran lain termasuk artis-artis yang lumayan dikenal ada Jared Leto sebagai Paul Allen yang sekarang lebih dikenal sebagai frontman band 30 Seconds To Mars, Willem Dafoe sebagai detektif yang menginvestigasi hilangnya Paul Allen serta Reese Witherspoon sebagai tunangan Bateman. Olahraga kecil-kecilan serta semua peralatan-peralatan kecantikan yang ia pakai, mulai sabun, shampoo, lotion, masker yang jumlahnya banyaaaak banget. Dari film ini, Christian Bale menunjukkan performa akting yang luar biasa. " data-medium-file="https://maestrofilm.files.wordpress.com/2014/10/gone-with-the-wind-1939.jpg? Tahun depannya, Mitchell meraih Pulitzer dari satu-satunya novel yang pernah ditulisnya dan tiga tahun setelah rilisnya novel itu, 1939, filmnya dirilis dan menciptakan sejarah.Film ini sangat bagus dalam pencitraan tokoh dan pengeplotan ceritanya..So, tentunya ini adalah film yang recomended buat ditonton. Soalnya banyak adegan yang mungkin kurang pantas dilihat anak di bawah umur..Namun, Sonny yang tempramental tidak mampu memimpin dengan baik.Michael yang oleh anggota keluarga yang lain dianggap sebagai yang paling pendiam, akhirnya berinisiatif membunuh salah satu Kepala keluarga genk lain yang menyebabkan dia akhirnya diasingkan ke Italia selama setahun. Di sana Ia sempat menikah dengan perempuan setempat. Setelah setahun berlalu Vito mengumumkan kalau Michael lah kepala keluarga selanjutnya. Setelah kematian ayahnya Michael lalu membalas dendam dengan membunuh seluruh kepala keluarga mafia yang dulu bertikai dengan ayahnya dan membunuh pembunuh kakaknya.Film ini lebih mengisahkan konflik (dan cinta) antara empat karakter sentral, Rhett Buttler (Clark Gable), Scarlett O’Hara (Viven Leigh), Melanie Hamilton (Olivia De Haviiland), Ashley Wilkes (Leslie Howard), dengan latar Tara, Atlanta dan daerah selatan di masa sebelum dan sesudah perang sipil yang berkecamuk di amerika antara tahun 1861–1865.

Scarlett adalah sosok wanita cantik yang digambarkan manja, egois, sinis dan agak liar.

hehe.pernah menonton GWTW pasti hafal dengan senyuman maut Rhett Butler yang ditujukan kepada Scarlett pertama kali dari bawah tangga, seolah olah senyumannya sanggup merobek pakaian Scarlett.

Jika diperhatikan, Scarlett dan Rhett sebenarnya hampir memiliki sifat yang sama.

Semua menurut gw bermain lumayan, walaupun masih ditutupi oleh bayang-bayang Bale. Apa yang menjadi film ini semakin ‘sakit’ adalah betapa banyaknya unsur komedi satir dalam film ini. Selain itu, film ini juga menyinggung tentang hubungan sosial. Selznick membeli hak untuk memfilmkan novelnya sebesar $50,000 atas dorongan teman temannya.

Jujur, gw tidak pernya menyangka banyak sindiran-sindiran halus yang menurut gw pintar, lucu, offensive (for some people) di saat yang bersamaan. Ada satu dialog yang gak bikin gw ketawa-ketawa ingetnya, ketika seorang PSK yang hendak melarikan diri dari kejaran Bateman dan dengan kuatnya menendang muka Bateman. Bagaimana ‘recognition’ oleh para peer2 itu sangatlah penting. Ellis maupun sang penulis naskah sekaligus sutradara, Haron, sendiri tidak pernah menjabarkan apakah sebenarnya semua yang digambarkan oleh Bateman itu adalah benar-benar nyata atau semuanya hanyalah termasuk halusinasi twisted milik Bateman sendiri. Studio besar waktu itu semacam, MGM dan RKO ironisnya sama sekali tidak tertarik membuat GWTW.

Scarlett sebenarnya bisa saja mendapatkan lelaki manapun saat itu, tapi ia lebih memilih untuk mengejar ngejar ( dan agak mempermalukan dirinya sendiri ) Ashley Wilkes, yang pada saat itu merupakan tunangan sepupunya, Melanie Hamilton.